Sabtu, 05 Februari 2011

NIKMAT ALLAH MANA YANG KALIAN DUSTAKAN ?!


Kita bersyukur kepada Allah ‘azza wajalla Al-Khaliq, Ar-Raziq, Al-Malik, Al-Mudabbir Li Jami’il Umur, Dzat yang senantiasa memberikan nikmat kepada kita semua. Sungguh begitu banyak dan berlimpah nikmat yang diberikan oleh Allah subhanahu wata’ala kepada hamba-hamba-Nya. Seluruh manusia setiap harinya tenggelam dan larut dengan nikmat-nikmat Allah subhanahu wata’ala, sehingga Maha Benar Allah ‘azza wajalla yang berulang kali menyebutkan tentang apa yang telah diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala berupa nikmat ini kepada hamba-Nya di dalam Al-Qur’an : “Maka nikmat Allah yang mana yang kalian dustakan.” (Ar-Rahman, disebutkan secara berulang dalam surat ini)

Di dalam ayat yang lain Allah subhanahu wata’ala menjelaskan dan menegaskan kepada hamba-hamba-Nya bagaimana Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan nikmat ini, entah itu nikmat yang sifatnya zhahir (nampak dan bisa dirasakan secara lahiriah) seperti kesehatan, atau kenikmatan lainnya yang bisa kita rasakan, ataupun nikmat yang sifatnya batin seperti ketenangan, ketentraman, dan yang lainnya. Allah subhanahu wata’ala menyatakan dalam Al Qur’an : “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (Ibrahim: 34)

Kalian minta rizki, Allah subhanahu wata’ala berikan, kalian minta ketenangan, kebahagiaan, keturunan, Allah subhanahu wata’ala berikan. Semuanya diberikan oleh Allah subhanahu wata’ala kepada setiap hamba-Nya yang meminta kepada-Nya. Dan jika kalian mencoba menghitung nikmat-nikmat Allah subhanahu wata’ala yang telah kalian rasakan, niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya, begitu besar dan banyak nikmat Allah subhanahu wata’ala ini, sampai-sampai hamba-Nya tidak merasakan bahwa itu adalah sebuah nikmat.
Dan sesungguhnya manusia itu terus dan senantiasa berbuat zhalim dan selalu kufur. Dia merasakan nikmat-nikmat Allah, akan tetapi tidak henti-hentinya berbuat kezhaliman kepada-Nya secara terang-terangan. Dan dia selalu kufur terhadap nikmat-nikmat Allah subhanahu wata’ala, tidak menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh-Nya. Padahal nikmat itu telah diberikan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk memudahkan dia agar berada di atas ketaatan kepada-Nya.

Oleh sebab itu, sangatlah penting dan wajib bagi kita untuk mengetahui arti dan hakikat nikmat itu sendiri. Apakah nikmat yang diberikan oleh Allah subhanahu wata’ala akan mendatangkan keridhaan dari-Nya ataukah sebaliknya. Dan ketahuilah wahai saudaraku, bahwasanya sebuah nikmat itu diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala adalah sebagai sebuah ujian, belum tentu orang yang telah diberi nikmat oleh Allah ‘azza wajalla dengan nikmat yang banyak, berarti itu tanda bahwasanya dia dimuliakan oleh Allah subhanahu wata’ala, bukan seperti itu.

Al-Imam Salamah bin Dinar rahimahullah ketika menjelaskan hakikat sebuah nikmat, beliau menyatakan : “Setiap nikmat yang dengan nikmat itu engkau tidak bisa mendekatkan diri kepada Allah ‘azza wajalla, ketahuilah yang demikian itu adalah malapetaka yang akan membinasakan.” (Al-Baihaqi di Syu’abil Iman, Abu Nu’aim di Al-Hilyah)

Inilah nasehat dari seorang alim rabbani yang mengetahui hakikat dan arti sebuah nikmat.
Nikmat apa pun, yang dengan itu kalian tidak bisa mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala, -padahal nikmat itu diberikan agar kita mudah untuk mendekatkan diri kepada Allah-, akan tetapi sebaliknya, hamba-hamba Allah ini kufur sehingga ia semakin jauh dari Allah subhanahu wata’ala, bahkan terlena sebagiannya dengan nikmat yang telah Allah berikan kepadanya itu, maka ketahuilah yang demikian itu adalah bukan sebuah nikmat yang hakiki, tetapi itu adalah malapetaka yang akan membinasakan manusia itu sendiri.
Berapa banyak dari nikmat yang kita rasakan, kita merasa bahwa nikmat itu besar, akan tetapi banyak di antara kita yang lalai dari nikmat itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hamba Allah dan utusan-Nya, pernah memberikan nasehat kepada para shahabatnya tentang arti dan hakikat sebuah nikmat. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad di dalam Musnadnya dan juga Al-Imam Ibnu Jarir dan Al-Imam Ibnu Abi Hatim rahimahumullah dari shahabat ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jika engkau melihat bahwasanya Allah memberikan dunia kepada seorang hamba dalam keadaan hamba itu terus melakukan kemaksiatan yang dia gemari, maka ketahuilah yang demikian itu adalah istidraj dari Allah.”

Sengaja Allah subhanahu wata’ala berikan kepada hamba-Nya berbagai macam nikmat, dan nanti Allah ‘azza wajalla pada hari kiamat akan meminta pertanggungjawaban hamba-Nya tadi dari setiap apa yang ia terima dari nikmat itu. Setiap manusia akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Maka sangat penting bagi kita untuk memperhatikan masalah seperti ini agar tidak terlena dengan nikmat yang ada pada pada diri kita, bisa jadi nikmat tersebut adalah ujian dari Allah subhanahu wata’ala. Bisa juga nikmat tersebut adalah bentuk keridhaan Allah subhanahu wata’ala kepada hamba-Nya, jika nikmat tersebut bisa digunakan untuk ketaatan kepada Allah ‘azza wajalla.

Saudaraku kaum muslimin yang dimuliakan Allah subhanahu wata’ala …
Perlu kita ketahui kembali bahwasanya ketika seorang hamba mendapatkan nikmat dari Allah subhanahu wata’ala, bukan berarti hamba tersebut mendapatkan kemuliaan dari Allah ‘azza wajalla, dan bukan berarti pula Allah subhanahu wata’ala telah ridha dengan dia, bahkan bisa jadi sebaliknya. Bisa jadi Allah subhanahu wata’ala menginginkan pada dia agar dia terlena dan terbawa arus dengan kenikmatan tersebut yang akhirnya dia tidak bisa membawa dirinya untuk lebih dekat kepada Allah subhanahu wata’ala. Jadi harta benda yang kita rasakan bukanlah tolok ukur seseorang mendapatkan kemuliaan dari Allah subhanahu wata’ala, bahkan dia harus mempertanggungjawabkannya kepada Allah subhanahu wata’ala di hari kiamat nanti, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari hadits Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Al-Imam At-Tirmidzi dan beliau berkata bahwa hadits ini derajatnya Hasan Shahih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat nanti sampai ditanya tentang empat perkara :

(1) tentang umurnya untuk apa dia gunakan,
(2) tentang ilmunya, sejauh mana dia amalkan ilmunya tersebut,
(3) tentang hartanya, dari mana harta tersebut didapatkan dan untuk apa harta tersebut dibelanjakan, dan
(4) tentang tubuhnya, untuk apa dia gunakan.” (HR. At-Tirmidzi)

Hadits ini menjelaskan tentang apa yang akan terjadi pada hari kiamat, masing-masing kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah subhanahu wata’ala. Tidak ada orang tua di sisi kita, semuanya bertanggungjawab dengan dirinya sendiri, tidak ada yang menggantungkan kepada orang tuanya, walaupun dahulu orang tuanya mungkin orang yang besar dan mempunyai kedudukan. Ketika hari kiamat, itu semua akan sirna, semua berdiri dengan dirinya sendiri, mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuatnya ketika di dunia.

Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat nanti sampai ia ditanya tentang 4 perkara :

o     Pertama, ditanya tentang umurnya, kesempatan dia hidup di dunia ini, untuk apa ia gunakan. Apakah dengan usia atau kesempatan itu dia gunakan untuk berfoya-foya, ataukah dia tidak merasa bahwasanya dia akan dikembalikan oleh Allah subhanahu wata’ala di hari kiamat nanti. Coba kita bayangkan wahai saudaraku, di kala kita hidup di dunia ini tidak sadar dan lalai bahwa kita akan dikembalikan oleh Allah subhanahu wata’ala, kemudian nyawa kita dicabut dalam keadaan kita belum bertaubat kepada-Nya, maka apa yang terjadi kemudian.

o     Kedua, tentang ilmunya, sejauh mana dia amalkan ilmu tersebut. Kita menuntut ilmu ini tidak dibiarkan oleh Allah subhanahu wata’ala. Ilmu itu bukan sebatas sebagai wacana dalam diri kita, Allah subhanahu wata’ala akan meminta pertanggungjawaban kita. Apa yang kita ilmui harus kita amalkan, karena itulah hakikat ilmu wahai saudaraku.

o     Ketiga, tentang hartanya, dari mana ia dapatkan harta tersebut dan untuk apa harta tersebut dibelanjakan. Apakah harta tersebut dia peroleh dari jalan yang halal, ataukah harta tersebut diperoleh dari hal-hal yang haram. Apakah keluarganya diberi makan dari sesuatu yang haram, maka ketika itu Allah subhanahu wata’ala akan meminta pertanggungjawaban kepada dia. Dan kemudian juga ditanya untuk apa harta tersebut dibelanjakan. Terkadang kita tidak merasa bahwasanya harta ini, kita belanjakan untuk hal-hal yang akan menjauhkan seseorang dari perintah-perintah Allah subhanahu wata’ala. Sebagai kepala rumah tangga di harus lebih berhati-hati jangan sampai harta ini dibelanjakan untuk sesuatu yang dapat melalaikan keluarganya dari mengingat Allah subhanahu wata’ala. Terkadang kita tidak sadar, ternyata kita menyediakan fasilitas-fasilitas kepada mereka untuk menjauh dari Allah subhanahu wata’ala.

o     Keempat, tentang tubuhnya, untuk apa dia gunakan atau habiskan di dunia ini. Apakah tubuh tersebut dia gunakan untuk bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala. Dia lahir dalam keadaan tidak memiliki apa-apa, kemudian Allah subhanahu wata’ala karuniakan kepadanya penglihatan dan pendengaran. Dengan itu apakah dia bisa mengemban amanah dari Allah subhanahu wata’ala tersebut, yaitu menjaga pendengarannya,  penglihatan, dan hatinya dari hal-hal yang dilarang oleh Allah subhanahu wata’ala.

Kita memohon kepada Allah subhanahu wata’ala agar Allah melindungi hati kita agar kita tidak merasa aman dari adzab-Nya, sehingga melalaikan kita dari berdzikir kepada Allah subhanahu wata’ala dan semakin jauh dari-Nya karena tergiur dengan kenikmatan-kenikmatan yang telah Allah subhanahu wata’ala berikan. Kita berdoa kepada Allah. (Al-Ustadz Muhammad Nur)

Senin, 31 Januari 2011

Kenangan Almarhumah Ibuku

Kenangan almarhum Ibuku "Soentinah" yang telah berpulang ke rahmatullah.

Kawah Putih

Yang baju biru anaku yang paling kecil, energik, mudah bergaul. Hobinya badminton. Sekarang udah kelas IX di SMP Negeri 11 Bandung

Online Dengan Allah 24 Jam

Rasulullah Saw memberikan perumpamaan bahwa kehidupan dunia itu ibarat jari yang dicelupkan ke lautan luas, lalu jari tersebut ditarik dan air yang melekat di jari itulah kehidupan dunia. Adapun lautan yang menghampar adalah kehidupan akherat. Sungguh, senantiasa bisa online dengan Allah menjadi nikmat yang luar biasa. Online dengan Allah tanpa pulsa dan tanpa biaya.

Mengapa kita perlu online dengan Allah ? Pertanyaan ini singkat, jelas dan sederhana sekaligus sangat mendasar dan hakiki. Bagi sebagian orang, kesibukan mengurus kehidupan di dunia ini terkadang sampai melupakan pertanyaan tersebut. Allah telah memberikan pernyataan yang sangat jelas dalam QS Adz Dzariyat 51:56 yang artinya “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan mereka supaya menyembah-Ku”.

Untuk menjalani kehidupan, manusia dibekali 4 anugerah pokok. Pertama, daya fisik yang menghasilkan kegiatan fisik dan ketrampilan. Kedua, daya pikir yang menghasilkan ilmu pengetahuan dan mendorong manusia untuk selalu berpikir. Ketiga, daya qalbu yang menjadikan manusia mampu mengekspresikan keindahan, beriman, dan berhubungan dengan Allah. Keempat, daya hidup yang menghasilkan daya juang, kemampuan menghadapi tantangan dan kesulitan. Allah memberikan kebebasan manusia agar mendayagunakan semua potensi yang dimiliki secara optimal. Allah tidak sekadar menuntut hamba-Nya hanya memenuhi kewajiban beribadah, tetapi juga kewajiban manusia sendiri di dunia. Allah telah memberikan petunjuk dalam QS Al Jumuah 62:10 yang artinya “Apabila kamu telah selesai sholat maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah karunia Allah. Dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung”.

Saluran online dengan Allah.
Untuk tetap menjaga online dengan Allah maka diperlukan jalan atau saluran yang menghubungkannya. Ada beberapa saluran yang bisa dimanfaatkan agar kita bisa online dengan Allah.

Saluran pertama, Shalat.
Shalat merupakan salah satu wujud nyata komunikasi langsung antara seorang hamba dan Penciptanya. Melalui shalat seorang hamba dapat berdialog dengan Allah, dapat memuji, memohon ampunan, mengharap pertolongan dan berserah diri. Ada beberapa shalat yang bisa dilaksanalan hambaNya antara lain shalat wajib, shalat sunah (shalat rawatib, tahajud, witir, dhuha), shalat sunah sekali dalam setahun (Idul Fitri dan Idul Adha, Tarawih), shalat sunah insidental (shalat istikharah), shalat sunah terkait peristiwa tertentu (shalat tahiyatul masjid, shalat sunah wudhu).

Saluran kedua, Puasa.
Ibadah puasa merupakah salah satu bentuk ibadah umat Islam yang bermakna menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan ibadah tersebut pada siang hari. Puasa memiliki manfaat spiritual dan sosial yang tinggi karena mendorong untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Secara sosial puasa melatih empati manusia, bertenggang rasa dan turut merasakan penderitaan orang lain yang kurang beruntung di dunia ini. Beberapa ibadah puasa meliputi puasa wajib Ramadhan, puasa-puasa sunah (puasa Senin-Kamis, puasa Nabi Daud, puasa Syawal, puasa Muharam, puasa Asyura, puasa Sya'ban, puasa sunah hari Arafah, puasa sunah Ayyamul Bidh).

Saluran ketiga, membaca Al Quran.
Al Quran merupakan kitab suci menjadi sumber utama dan sumber pertama ajaran Islam. Al Quran menjadi petunjuk bagi kehidupan manusia yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad Saw sebagai salah satu rakhmat yang tiada tara bagi alam semesta. Allah berfirman dalam QS Al A'raaf 7:204 yang artinya “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapatkan rakhmat”.

Begitu besar makna membaca Al Quran maka prosesnya membutuhkan waktu yang panjang dan dapat dimulai dengan 4 cara: Pertama, surah-surah pendek penuh berkah (surah Al Fatihah, surah Al Ikhlas, surah Al Mu'awwidzatain). Kedua, ayat-ayat pendek penuh berkah (ayat kursi, surah Al Baqara : 285-286, surah Al Kahfi : 1-10 dan 101-110). Ketiga, surah-surah tertentu (surah Yasin, surah Al Waaqiah, surah Al Mulk, surah Ar Rahman, surah Al Kahfi). Keempat, khatam Al Quran.

Saluran keempat, Zikir penuh berkah.
Zikir yang memiliki arti menyebut, menuturkan, mengingat, menjaga, mengerti dan perbuatan baik. Ucapan lisan, gerakan tubuh, ataupun getaran hati sesuai dengan cara-cara yang diajarkan agama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Melengkapi zikir dalam keseharian dapat diaktualisasikan dengan 4 cara. Pertama, istighfar (kalimat doa untuk memohon ampun ke hadirat Allah atas dosa-dosa yang telah dilakukan seorang hamba, baik dosa besar maupun dosa kecil. Kedua, tasbih (kalimat untuk menyatakan dan mengakui bahwa Allah adalah yang maha suci. Ketiga, tahmid yaitu kalimat untuk memuji Allah sekaligus mensyukuri segala nikmat yang telah dianugerahkan-Nya. Keempat, tahlil yaitu kalimat tauhid yang merupakan pernyataan akan keesaan Allah.

Kebiasaan perlu dibangun dalam jangka panjang sehingga memerlukan penyusunan agenda ibadah. Agenda adalah suatu daftar tertulis yang berisi serangkaian kegiatan “apa” dan “kapan” kegiatan tersebut dilakukan. Agenda ibadah disusun sendiri untuk diri sendiri sesuai kemampuan sendiri untuk meningkatkan komitmen dan membangun disiplin diri dalam melaksanakan kegiatan ibadah kepada Allah.
Bagi orang-orang yang mengaku sibuk dalam urusan keduniaan, yang menganggap bahwa kegiatan ibadah untuk menjalin komunikasi dengan Allah sesuatu yang sulit dan mengganggu kegiatan sehari-hari yang sangat padat maka catatan ini menjadi pencerahan kembali untuk meningkatkan keshalehan spiritual dan profesionalisme kita. (disadur dari berbagai sumber)

8 Etos Penggerak Gairah Kerja

Kreativitas bukanlah milik kelompok atau golongan tertentu saja. Kreatifitas dapat menjadi batu loncatan untuk kesuksesan seseorang dalam berbagai hal. Mereka yang tahu bagaimana menggunakan fikiran kreatif dalam menyelesaikan sesuatu masalah, akan menjadi seorang yang paling cemerlang dalam kariernya dan dapat membina banyak bisnis yang menguntungkan serta sukses menarik banyak kawan-kawan yang bijak & pandai.

Setiap orang mempunyai daya kreativitas yang tersendiri. Malangnya, mereka tidak belajar bagaimana cara untuk menggunakannya. Daya kreativitas tersebut tersimpan di dalam fikiran mereka, tetapi tidak digunakan setiap hari. Tulisan yang diambil dari beberapa sumber / karya orang lain, telah kami sarikan seperti di bawah ini, untuk membongkar rahasia bagaimana menjadi seorang yang kreatif dan sukses !

Kebijaksanaan : Bagaimana Menggunakannya ?

“Oh iya, kenapa aku tidak terfikir seperti itu ?” Bukankah itu yang selalu anda katakan apabila seseorang telah mendapat jawaban kepada masalah yang agak rumit ? Apabila masalah seperti tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa, orang kreatif tidak ragu-ragu untuk memikirkan dengan cara pendekatan yang berbeda.

Contohnya ialah Ulyssess S. Grant. Abraham Lincoln, presiden USA pernah bercerita tentang Grant. Semasa kanak-kanaknya, Grant pernah menggunakan akalnya untuk mengalahkan seokor anak lembu yang tidak suka ditunggangi siapapun. Anak lembu tersebut sangat keras kepala, sehingga ia dibeli oleh seorang pemain sirkus dan menawarkan uang kepada siapa saja yang berhasil menungganginya pada waktu yang ditetapkan.

Grant melihat beberapa anak muda yang lebih tua dari padanya, dihempaskan ke tanah oleh anak lembu tersebut saat mereka mencoba menungganginya. Ada yang mencoba menaiki badan anak lembu itu dan berhasil bertahan beberapa waktu, tetapi akhirnya terjatuh juga. Kemudian, Grant menggunakan kebijaksaannya. Setelah mendapat kesempatan untuk mencoba lagi, Grant menyelesaikannya dengan cara yang berbeda.

Apa yang dia lakukan ? Ternyata, dia menunggung tidak seperti biasa. Dia melompat ke atas badan lembu itu dengan posisi badan terbalik, yaitu memandang ke arah ekor dan bukannya ke kepala. Grant mencengkram kuat-kuat perut anak lembu itu dengan kakinya dan kedua tangannya memegang ekor lembu dengan sangat kuatnya.

Walau bagaimana pun cara lembu itu menggoncang dan menghentak, ia tetap tidak dapat menjatuhkan Grant. Anak lembu itu berhasil dikalahkan dan Ulysses S. Grant mendapatkan hadiah yang dilombakan. Setelah besar, Grant memasuki tentara dan memimpin batalyon serta memenangkan perang di masa perang saudara di Amerika.

Dari pengalaman Grant ini telah memberi dua hal yang bermanfaat tentang kreativitas, yaitu :

1. Mencari jawaban yang pelik untuk satu masalah yang rumit.
2. Mencetuskan konsep baru.

Lengkapilah diri anda dengan kreativitas

Keyakinan adalah satu kunci ke arah kreativitas. Apabila anda tahu bahwa terdapat satu cara untuk menyelesaikan masalah (walaupun anda belum tahu caranya) anda mendapat semangat untuk mencari jawabannya. Seseorang yang senantiasa memberikan ide-ide politik bukanlah lebih kreatif dari pada kita semua. Mereka sebenarnya mempunyai keyakinan yang lebih banyak.

Bagaimana anda bisa mempunyai keyakinan seperti itu ? Dengan mengetahui bahwa; “Terdapat penyelesaian bagi setiap masalah dan ide bagi setiap perkara”

Jika berkeyakinan adalah prinsip yang pertama, yang keduanya ialah fikiran yang bebas.

Pencipta telepon, Alexander Graham Bell berkata : “Jangan selalu menggunakan jalan umum, pergilah dimana orang lain belum pernah pergi. Pergi ke suatu tempat yang anda tidak pernah pergi. Anda pasti akan berjumpa dengan sesuatu yang tidak pernah anda lihat sebelum ini. Satu penemuan akan membawa anda ke satu penemuan yang lain, dan tanpa anda sadari anda mempunyai sesuatu yang bagus untuk difikirkan. Semua penemuan yang penting adalah berasal dari pemikiran”.

Pikiran yang bebas tidak terbelenggu dengan cara yang biasa dilakukan. Apapun kata orang, ia tahu terdapat jawaban bagi setiap masalah dan ide bagi setiap perkara, dan dia tidak takut untuk mencoba sesuatu yang baru dalam bentuk kemungkinan.

Menyelesaikan Masalah Dengan Kreativitas

Terdapat satu cara untuk meningkatkan kreativitas anda dalam menyelesaikan apa pun juga masalah yang sukar. Mulailah dengan mengetahui rahasia ini; “Apabila satu masalah itu tidak bisa diselesaikan dengan cara konvensional, biasanya itu adalah karena tidak ada rantai kaitan (missing link”).

Masalah Grant yang tidak dapat bertahan lama di atas anak lembu tadi pada mulanya karena tiada tempat untuk berpegang. Itulah dikatakan tiada rantai kaitan. Oleh karena itu, inilah langkah pertama yang perlu diambil untuk mencari penyelesaian kepada masalah yang sukar ialah menentukan apakah itu rantai kaitan yang tidak ada.

Pada tahun 1930 M, Aramco, perusahaan kerjasama Arab-American Oil Company memerlukan satu kendaraan yang dapat berjalan di atas padang pasir. Masalahnya ialah pasir tersebut yang menyebabkan ban kendaraan tenggelam dan tidak bergerak. Oleh karena tidak ada kajian yang dibuat atas masalah ini, Mekanik Aramco, Richard Kerr tidak mempunyai data tehnik untuk membuat bentuk ban yang dapat mencengkram di atas padang pasir. Jadi, masalah pertama ialah mencari kaitan yang tidak ada (missing link) yaitu kurangnya data kejuru -tehnikan. Langkah kedua ialah mencari jalan untuk mendapatkan data yang sesuai. Uji coba adalah satu cara, tetapi itu memerlukan waktu yang agak lama. Adapun ide Richard untuk menyelesaikannya ialah dengan meniru unta, yang tidak mempunyai masalah berjalan di atas padang pasir. Walaupun berat dan besar, unta tidak mudah untuk tenggelam di padang pasir.

Walaupun ide itu agak gila, cengkraman yang digunakan oleh unta pastinya bisa digunakan oleh kendaraan. Dia mengukur luas kawasan bukan kaki unta tersebut dan mengambil berat unta. Ini memberikannya data kejurutehnikan untuk menentukan bentuk dan tekanan roda yang diperlukan di padang pasir. Akhirnya Richard sukses mencipta ban yang sesuai digunakan di padang pasir. Ban yang dicipta itu masih digunakan sehingga hari ini di padang pasir oleh kendaraan-kendaraan komersial.

Teknik Missing Link adalah satu masalah penting yang perlu diketahui untuk menyelesaikan masalah apapun yang timbul. Missing Link akan meningkatkan daya kreativitas anda dalam mencari penyelesaian yang mungkin tidak pernah anda fikirkan sebelum ini.

Bagaimana Mendapat Ide Kreatif

Kita sudah membicarakan dalam menggunakan kreativitas untuk menyelesaikan masalah. Sekarang bagaimana menggunakannya untuk mendapat ide, yang dapat memberi banyak peluang kepada kita.

Kebanyakan penemuan terulung di dunia ini dijumpai dengan tidak sengaja. Isaac Newton terkejut ketika sebiji apel jatuh ke atas kepalanya, dimana dengan kejadian itu Isaac Newton menemukan teori gravitasi. William H. Mason, pada waktu itu sedang mencoba mencari cara untuk memanfaatkan limbah gergaji dari kayu balok. Setelah mengunjungi kawasan pembalokan, dia melihat banyak kayu yang dibuang.

Dia mengambil semua kayu-kayu kecil dan menyatukannya untuk menjadi sekeping papan dan dengan diberi tekanan yang tinggi, dapat memberikan satu panel yang kuat, seperti yang kita dapati hari ini yaitu playwood.

Adalah sesuatu yang biasa satu penemuan dan ciptaan ditemukan dengan cara yang tidak disengaja, dan ide yang asal dilupakan untuk meneruskan proyek baru yang lebih menguntungkan.

Ini memberikan satu penemuan kepada kita yaitu ide baru tidak pernah asli. Ia adalah gabungan dan rombakan daripada ide yang lain. Bill Gates tidak mencipta komputer seperti Steve Jobs (komputer Apple), tetapi menulis software untuk apple dan kemudian melihat peluangnya lebih cerah jika software itu bisa digunakan oleh semua jenis komputer. Kini Windows ciptaannya beliau digunakan oleh hampir semua komputer didunia ini.

Oleh karena itu mengapa anda perlu bersusah payah mencipta ide baru, sedangkan ide yang anda perlukan sudah wujud dalam keadaan yang berbeda? Fikirkan kemungkinan yang ada. Jangan tunggu sehingga anda mendapat inspirasi untuk mendapat ide kreatif, padahal anda bisa mencoba ide yang sudah ada, rombaklah ide yang ada itu, supaya menjadi satu yang lain yang anda inginkan.

Fikiran bawah-sadar (subconscious) : Memberikan anda ide dan penyelesaian

Adalah sangat penting untuk diingat bahwa terdapat jawaban bagi setiap masalah dan ide bagi setiap keperluan. Mungkin anda tidak sadar, bahwa ide dan jawaban itu mungkin sudah disimpan dalam fikiran anda.

Para saintis telah membuat kajian dan mendapati terdapat 15 trilliun data telah disimpan dalam fikiran anda sepanjang hidup. Jika trilliunan data terdapat disini, berapa billion datakah yang bisa diwujudkan dengan kombinasi daripada data-data tersebut.

Dengan potensi ini, kemungkinan terdapat jawaban adalah sangat tinggi. Itu berita baiknya. Berita tidak baiknya ialah 90 persen dari informasi yang tersimpan dalam fikiran bawah-sadar (indra ke enam) anda, tidak mudah untuk membukanya. Ia keluar apabila ia mau dan tidak keluar pada masa anda sedang sadar dan membutuhkannya. Jadi apa yang perlu anda lakukan untuk mengambil data - data ini ialah dengan tidur ! Banyak ide penting dan penemuan telah dibuat selepas anda tidur nyenyak. Anda seharusnya tahu bahwa ide itu datangnya dari fikiran bawah-sadar anda.

Bagaimana bisa terjadi seperti itu ? Berikut proses yang terjadi :

• Sewaktu anda sedang sadar dan berusaha untuk mencari jawaban kepada masalah anda, fikiran bawah-sadar anda juga sadar akan apa yang anda sedang cari.

• Fikiran bawah-sadar anda tidak pernah beristirahat, walaupun anda sedang tidur. Ia
senantiasa memilih data-data yang tersimpan didalamnya.

• Menit, jam atau hari setelah anda berhenti dari memikirkan masalah tersebut, fikiran bawah-sadar anda akan memberikan jawaban sepintas kepada anda. Anda tiba-tiba mendapat ide baru, atau jawaban kepada masalah yang rumit sewaktu anda sedang membuat perkara lain.

Contohnya Sir Walter Scott yang mendapat ide baru setelah terbangun dari tidurnya. Einstein dilaporkan mendapat ide terbaiknya sewaktu sedang mencukur jenggotnya. Thomas Edison juga menemukan ide-ide baru setelah beberapa saat istirahat. Mozart juga dikabarkan mendapat ide lagunya setelah terbangun dari tidunya yang mendengkur.

Jangan salah, hal yang perlu menjadi perhatian bahwa setiap orang di atas adalah mereka yang sangat pakar dalam bidang masing-masing. Mereka tidak menjadi genius dari ide yang datang sewaktu sedang tidur. Fikiran bawah-sadar hanya memilih informasi yang telah disimpan beberapa tahun dan melaporkan data tersebut seperti yang anda mau.

Oleh karena itu, informasi berharga yang anda peroleh ini perlu anda lakukannya sendiri. Tanpa tehnik-tehnik ini mungkin ide-ide kreatif anda akan tersimpan begitu saja.

----- ooo0ooo -----

Bangunkan Kuasa Raksasa di Dalam Diri


Abstrak : Setiap individu mempunyai kuasa yang sangat besar, sehingga sangatlah wajar bahwa kita semua seharusnya berhasil, bahagia dan sejahtera. Pertanyaanya mengapa masih banyak orang yang merasa gagal/ tidak berhasil?, jawabannya adalah perlunya membangunkan kekuatan maha dahsyat yang telah ada dalam diri Kita.


Beberapa hal kekuatan yang harus dibangunkan dalam diri adalah (1) Keputusan, (2) Daya yang membentuk Kehidupan Anda, dan (3) Sistem Keyakinan.

1.         KEPUTUSAN  : Jalan Menuju Sukses

Segala yang terjadi dalam kehidupan dimulai dari suatu keputusan, sedangkan keputusan akan membentuk suatu tindakan dan tindakan sendiri akan memberikan suatu hasil tertentu. Sudah barang tentu tindakan yang berbeda memberikan hasil berbeda.

Mulailah dari pertanyaan – pertanyaan, misal : Bagaimana aku akan menjalani hidup 10 th berikutnya ?, Bagaimana aku akan hidup hari ini, untuk menciptakan komitmen hari esok ?, Apakah yang akan aku lakukan mulai hari ini???, maka tentunya harus dijawab dengan suatu keputusan untuk tindakan.

Kita percaya di momen – momen mengambil keputusan itulah takdir dibentuk.

Membangun kuasa keputusan raksasa dan mengklaim hak yang kita bawa Sejak lahir atas kuasa tak terbatas, vitalitas luar biasa dan gairah penuh sukacita yang benar – benar milik anda. Inilah aku, inilah kehidupanku, dan inilah yang aku lakukan, tidak ada yang menghentikan aku untuk mencapai takdirku.

Kebanyakan orang tidak pernah secara sadar mengatur sistem (mengambil keputusan), melainkan sistem ini diatur selama bertahun – tahun oleh sumber – sumber mulai dari orang tua, rekan sebaya, Guru, televisi, iklan dan kebudayaan, sistem ini terdiri dari :
1)     Keyakinan – keyakinan inti dan aturan – aturan dibawah sadar
2)     Nilai – nilai kehidupan
3)     Acuan
4)     Pertanyaan – pertanyaan kebiasaan
5)     Kondisi – kondisi emosional

Keputusan sejati diukur dari fakta kalau anda sudah mengambil tindakan baru dan Keputusan adalah komitmen.

Seberapapun sebuah tembok berdiri, tidak satupun yang berkuasa menahan gempuran manusia secara terus – menerus yang telah memutuskan untuk bertekun hingga tembok itu roboh, semangat manusia benar – benar tidak dapat ditaklukan, akan tetap kemauan untuk menang, kemauan untk sukses, untuk membentuk kehidupan anda, untuk memegang kendali hanya mungkin dikerahkan ketika anda memutuskan apa yang anda inginkan dan yakin tantangan apapun, masalah apapun, hambatan apapun tak akan menghalangi anda darinya. Ketika anda putuskan bahwa kehidupan anda pada akhirnya bukan dibentuk oleh kondisi, melainkan oleh keputusan keputusan anda, karena momen itulah kehidupan anda berubah selamanya dan anda akan diberdayakan untuk mengendalikan.


2.        DAYA YANG MEMBENTUK KEHIDUPAN ANDA : Kepedihan dan Kenikmatan

Danald Trump :
Mengkaitkan kenikmatan dengan memiliki Kapal Pesiar terbesar dan termahal, memiliki gedung – gedung yang strategis.
Mengkaitkan kepedihan : menjadi yang ke-dua dalam berbagai hal merupakan kegagalan.

Kepedihan lebih kuat memotivasi dari pada hasrat untuk mendapatkan kenikmatan.

The power of kepepet (Jaya)
Suatu keputusan yang telah menghasilkan perbedaan luar biasa dalam kualitas kehidupan saya : saya mengkaitkan kenikmatan dan mengeluarkan dari kepedihan dengan memberikan konsultasi bisnis dan  managemen pada UKM serta pengembangan orang.

Para pemasang iklan memahami bahwa apa yang mendorong kita bukanlah intelektual kita, melainkan sensasi yang kita kaitkan dengan produk. Akibatnya mereka pakar dalam mempelajari bagaimana caranya menggunakan musik yang riang atau menyejukan, gambaran cepat atau anggun, warna cemerlang atau kalem dan berbagai unsur lainnya untuk menempatkan kita dalam kondisi – kondisi emosional tertentu, lalu ketika sensasi – sensasi kita sudah mencapai puncaknya, mereka memperlihatkan gambaran produk mereka secara terus – menerus sehingga kita mengkaitkan itu dengan perasaan – perasaan yang diinginkan tersebut.

Britney Spears :
Menghabiskan hidupnya mempelajari bagaimana caranya mengangkat emosi orang lain dengan menggunakan suaranya, tubuhnya, wajahnya dan gerak geriknya. Ia bernyanyi dan menari dengan cara yang merangsang banyak sekali orang untuk merasa luar biasa senang – sedemikian rupa sehingga mereka membeli salah satu albumnya untuk menciptakan kembali perasaan – perasaan tsb.


3,        SISTEM KEYAKINAN : Kuasa untuk Mencipta dan Kuasa untuk Menghancurkan.

Bukan kejadian dalam kehidupan kita yang membentuk kita, melainkan Keyakinan kita sendiri tentang apa makna kejadian – kejadian tersebut.

Contoh : Keyakinan berbeda oleh Dua wanita genap berusia 70th,
Tetapi masing – masing mengambil makna yang lain dari kejadian tersebut.  Yang satu tahu bahwa kehidupannya akan segera berakhir. Baginya 70th hidup berarti tubuhnya pasti sudah rusak dan sebaiknya ia mulai menuntaskan urusan – urusannya.  Wanita lainnya memutuskan bahwa kecakapan seseorang pada usia berapapun itu tergantung keyakinannya sendiri, dan menetapkan standar yang lebih tinggi bagi dirinya. Ia memutuskan bahwa mendaki gunung mungkin merupakan olahraga yang baik untuk dimulai pada usia 70th. Selama 25th berikutnya Ia mencurahkan diri pada petualangan baru dalam penguasaan ini, menyisir beberapa puncak tertinggi di dunia, hingga sekarang pada usia 90th, Hulda Crooks telah menjadi wanita tertua yang pernah mendaki gunung Fuji.

Keyakinan ditarik dari kesimpulan umum, makanya bergaulah dengan orang sukses, maka Anda akan sukses.

Sebagian besar keyakinan kita adalah kesimpulan umum tentang masa lalu kita, berdasarkan penafsiran terhadap pengalaman – pengalaman yang menyakitkan atau nikmat.



Tantangannya :
  1. Kebanyakan orang tdk secara sadar memutuskan apa yang akan diyakini.
  2. Sering kali anggapan kita didasarkan pada penafsiran keliru terhadap pengalaman – pengalaman dimasa lalu.
  3. Begitu kita memegang suatu keyakinan, kita lupa bahwa itu hanyalah penafsiran.

Begitu diterima : Keyakinan menjadi perintah yang tidak dipertanyakan lagi bagi sistem syaraf kita.

Mustahil bagi seorang manusia untuk menempuh 1 mil dalam waktu kurang dari 4 menit. Akan tetapi, Roger Banister mematahkan anggapan yang menghambat itu. Ia berhasil mencapai yang mustahil bukan saja dengan latihan fisik, melainkan juga dengan terus membayangkannya dalam benaknya.

Sukses untuk semua,

Referensi : Awaken The Giant Within, Anthony Robbins

Biografi Penulis : http://sutrisno.telkom.us